10 Fakta yang Wajib Kamu Ketahui Tentang Merbabu

Apakah Sobat Muncak pernah mendaki gunung dengan ketinggian lebih dari 3000 meter di atas permukaan laut? Bagi sebagian orang yang masih awam tentang pendakian mungkin mereka berpikir bahwa itu sangat melelahkan, jauh, berat dan sebagainya. Namun bagi kita maniak gunung, mendaki gunung dengan ketinggian lebih dari 3000 mdpl adalah sebuah pencapaian tersendiri. Karena perjuangan dan usaha mendaki gunung dengan ketinggian tersebut lebih besar, namun usaha tersebut juga terbayar dengan keindahan nikmat alam yang tersedia.

Nah, Sobat Muncak sendiri apakah pernah mendaki gunung dengan ketinggian 3000 mdpl atau lebih? Kalau pernah, gunung apa yang pernah kalian daki? Di pulau Jawa sendiri, ada beberapa gunung yang ketinggiannya lebih dari 3000 mdpl, dan pasti Sobat tahu kalau yang paling tertinggi di Jawa adalah gunung Semeru, gunung yang ramai-ramainya didatangi oleh para pendaki karena efek film 5cm hehe.

Nah, bagi Muncak.id, gunung yang paling mengesankan dan favorit untuk dikunjungi dengan ketinggian lebih dari 3000 mdpl adalah gunung Merbabu. berikut 10 Fakta yang wajib kamu ketahui tentang Merbabu:

 

Fakta #1: Merbabu memilki ketinggian 3142 mdpl

Merbabu memiliki ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut (Foto: Dewi Nur Fatimah)

Merbabu memiliki ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut (Foto: Dewi Nur Fatimah)

Dengan ketinggian tersebut, sangatlah ideal untuk mendapatkan view awan yang menggumpal di sekitar lereng gunung. Sehingga dengan view tersebut orang-orang sering menyebutnya “negeri di atas awan”. Dengan ketinggian merbabu tersebut juga dapat melihat gunung-gunung lain yang masih berada di Jawa Tengah seperti Merapi, Lawu, Sindoro, dan Sumbing.

 

Fakta #2: Terletak diantara 3 kabupaten

Terletak di antara 3 kabupaten di Jawa Tengah (Foto: Taman Nasional Gunung Merbabu)

Terletak di antara 3 kabupaten di Jawa Tengah (Foto: Taman Nasional Gunung Merbabu)

Gunung Merbabu terletak di antara 3 kabupaten yang berada di Jawa Tengah. Tiga kabupaten tersebut yang menjadi bagian lereng Merbabu adalah Kabupaten Boyolali di sebelah timur dan selatan, Kabupaten Magelang di sebelah barat dan Kabupaten Semarang di sebelah utara. Dan asyiknya, Sobat dapat mendaki melalui jalur yang tersedia di 3 kabupaten tersebut.

 

Fakta #3: Pendakian Merbabu membutuhkan waktu 5 jam

Waktu tempuh pendakian bisa berbeda-beda, namun umumnya dapat ditempuh selama 5 jam (Foto: Rahmatia)

Waktu tempuh pendakian bisa berbeda-beda, namun umumnya dapat ditempuh selama 5 jam (Foto: Rahmatia)

Rata-rata pendaki biasa yang suka naik Merbabu, mereka membutuhkan waktu sekitar 5 jam atau lebih  untuk mendaki Merbabu. Paling cepat (untuk pendaki profesional), mereka dapat menempuh waktu pendakian hanya dalam waktu 4 jam, bahkan 3 jam. Namun hal ini sebenarnya kembali lagi kepada kemampuan personal pendaki, karena kemampuan pendaki satu beda dengan yang lain. Sehingga 5 jam adalah waktu yang ideal untuk menempuh pendakian di Merbabu.

 

Fakta #4: Terdapat 3 jalur pendakian favorit

Terdapat 3 jalur pendakian favorit (Foto: merbabu.com)

Terdapat 3 jalur pendakian favorit (Foto: merbabu.com)

Jalur pendakian favorit di Gunung Merbabu ada 3, yakni Selo di Boyolali, Wekas di Magelang, dan Cunthel di Kopeng (Semarang). Sebenarnya masih ada lagi, yakni Thekelan di Kopeng dan Suwanting di Magelang. Namun jalur yang lebih dulu ada, tergolong ramai dan mudah dilalui oleh pendaki adalah 3 jalur tersebut.

 

Fakta #5: Memiliki 3 puncak utama

Salah satu contoh pemandangan di Puncak Syarif (Foto: Rizki Rahmatia)

Salah satu contoh pemandangan di Puncak Syarif (Foto: Rizki Rahmatia)

Gunung Merbabu memiliki 3 puncak utama yang banyak dijadikan destinasi akhir para pendaki. Ketiga puncak tersebut adalah Puncak Trianggulasi, Puncak Kentheng Songo dan Puncak Syarif. Tiga puncak tersebut menjadi puncak utama, karena selain mudah dijangkau, view puncaknya juga bagus. Namun selain ketiga puncak tersebut, ada juga puncak-puncak yang lain di Merbabu, seperti Puncak Geger Sapi, Puncak Watu Gubug, Puncak Watu Tulis dan Puncak Ondorante.

Baca Lainnya:   Peran Avtech Dalam Peka Bencana Jogja dan Pacitan

 

Fakta #6: Banyak ditemukan bunga Edelweiss

Tambah indah kalau bersama yang tersayang (Foto: Verra Ela Faizah)

Tambah indah kalau bersama yang tersayang (Foto: Verra Ela Faizah)

Bunga yang sering disebut Bunga Abadi ini terdapat di Gunung Merbabu, tepatnya sebelum kawasan sabana. Bunga ini warnanya putih, dan ketika mekar sangat indah. Para pendaki umumnya mengambil foto bunga tersebut, karena di bawah sangat jarang menemukan Edelweiss hidup. Namun tak jarang ada juga yang dipetik untuk pulang, padahal itu sangat dilarang oleh Balai Taman Nasional Merbabu karena merusak kelangsungan hidupnya. Jangan ditiru ya Sobat.

 

Fakta #7: Golden Sunrise sangat indah

Cahaya matahari muncul dari ufuk timur (Foto: Rifqi Arridho Abid)

Cahaya matahari muncul dari ufuk timur (Foto: Rifqi Arridho Abid)

Tahukah Sobat kalau sunrise di Merbabu beda dengan gunung-gunung yang lain. Kenapa? Selain memiliki tinggi 3000 mdpl, efek golden saat sunrise tersebut terlihat sangat jelas membentang dari langit utara ke langit selatan. Terlebih gunung Merbabu memiliki vegetasi rumput yang lebih hijau. Sehingga ketika sinar matahari memantul ke rumput, efeknya luar biasa indah. Seperti bukit Teletubbies, namun ini lebih luas. Bagus deh pokoknya, Sobat.

 

Fakta #8: Dapat melihat gunung Merapi dengan jelas

Tetangga merbabu yang selalu gagah (Foto: Journesia)

Tetangga merbabu yang selalu gagah (Foto: Journesia)

Ketika kita mendaki Merbabu melalui jalur Selo di Boyolali, sebenarnya kita dapat melihat gunung Merapi dengan sangat jelas di sebelah selatan gunung Merbabu. Yang paling bagus adalah ketika kita mendirikan tenda di pos 3 atau pos 4. Begitu kita bangun tidur dan membuka pintu tenda, yang terlihat adalah kemegahan puncak Merapi dengan kawah berapinya.

 

Fakta #9: Terdapat sabana yang luas

Sabana di Merbabu adalah salah satu yang terbaik di Indonesia (Foto: Jangan Lupa Bahagia)

Sabana di Merbabu adalah salah satu yang terbaik di Indonesia (Foto: Jangan Lupa Bahagia)

Tahu nggak Sobat bahwa sempat kita bahas di artikel sebelumnya tentang 5 gunung dengan sabana unik di Jawa. Memang salah satunya adalah Gunung Merbabu. Yang paling banyak luas daerah sabananya adalah ketika kita melewati jalur Selo, karena disana akan ditemui 3 daerah sabana. 3 sabana, Sobat! Dan rumput Sabana di Merbabu itu cenderung teratur, rata dan tegak ke atas, beda dengan gunung yang lain yang terkesan “njrawut-njrawut” (tumbuh tidak teratur).

 

Fakta #10: Merupakan gunung favorit para mahasiswa dan anak muda

Banyak mahasiswa dan anak muda yang sering mendaki Merbabu (Foto: Twitter UGM)

Banyak mahasiswa dan anak muda yang sering mendaki Merbabu (Foto: Twitter UGM)

Lokasi gunung Merbabu yang berada di tengah-tengah ini sangat strategis bagi pendaki yang datang dari berbagai penjuru. Dan gunung ini setiap akhir pekan sangat ramai oleh anak-anak muda, terutama mahasiswa. Berbagai kegiatan formal maupun non formal ada dari mereka. Mereka datang dari kota-kota sekitar yang terdapat sekolah-sekolah dan perguruan tingginya seperti Semarang, Salatiga, Solo dan Yogyakarta. Oleh karena itu, gunung Merbabu ini semakin ramai dan menjadi gunung favorit.

Nah, itulah beberapa fakta yang wajib Sobat ketahui tentang gunung Merbabu. Bagaimana? Merasa kurang? Ingin mendaki kesana namun tidak ada teman? Atau ingin mendaki tetapi kurang pengalaman pendakian? Tenang, Muncak ada solusinya.

 

OPEN TRIP: EKSPLORASI MERBABU JULI 2017 BERSAMA MUNCAK.ID

Eksplorasi Merbabu

Eksplorasi Merbabu

Muncak.id sebagai penyedia jasa pendakian sedang membuka trip bagi semua Sobat Muncak dari seluruh penjuru Indonesia untuk menikmati indahnya gunung Merbabu.

Nikmati perjalanan dalam Eksplorasi Merbabu 2017 bersama kami. Tidak hanya menikmati keindahan alam, Kamu bisa menyatu dengan keramahan warga setempat. Muncak membantu mewujudkan pendakian yang aman dan menyenangkan. Dan inilah beberapa poin pentingnya:

  • Eksplorasi akan dilaksanakan tanggal 28-30 Juli 2017 (3 hari 2 malam)
  • Meeting Point berada di Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta
  • Kuota 10 orang dan maksimal 15 orang
  • Harga: Rp 795.000,- dipotong diskon trip Juli 20% sehingga menjadi Rp 636.000,-
  • Reservasi ditutup 7 hari sebelum hari H
  • Itinerary dan fasilitas dapat dikunjungi di website secara langsung
  • Customer Service: 081230144170

Jadi, ayo buruan sebelum kehabisan. Ditunggu kehadiran kalian pada tanggal 28 Juli 2017. Nikmati pendakian dengan aman dan menyenangkan bersama MUNCAK!

 

Sumber:

Profile picture from: Bangun Hanika Sujatmiko

You may also like...

2 Responses

  1. Ryuza Lovren says:

    mendaki kok 5 jam lewat mana kak? aku lewat suwanting 5 jam baru sampe pos 2? hehe

  2. WIRAWAN AJI says:

    “Mereka datang dari kota-kota sekitar yang terdapat sekolah-sekolah dan perguruan tingginya seperti Semarang, Salatiga, Solo dan Yogyakarta.”
    Magelang gak disebutin min? 🙁 Saya dari Magelang loh.
    Pendakiannya 5 jam? Baru mendaki kan ya? Belum turun sama campingnya? Hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *