Kalau Kamu Climber Sejati, Kamu Wajib Tahu Jenis-Jenis Tali Panjat Tebing ini!


Kalau Kamu Climber Sejati, Kamu Wajib Tahu Jenis-Jenis Tali Panjat Tebing ini!   ̶   Dalam olah raga climbing, tali adalah suatu peralatan yang penting dan wajib dimiliki bagi setiap climber. Biasanya,  para climber ini memperlakukan tali dengan sangat hati-hati karena di tali inilah keselamatan dan nyawa para climber bergantung. Jenis-jenis tali panjat tebing ada beberapa, dan sobat Muncak harus tahu kalau memang ingin menggeluti dunia climber dan demi keselamatan sobat Muncak ketika sedang melakukan kegiatan yang satu ini.

Kalau di dalam dunia panjat memanjat, jenis-jenis tali panjat tebing ini punya panjang umum sekitar 50 meter dan beberapa tali itu membuat pemanjat pertama dan pengamannya bisa saling komunikasi. Nah, biasanya, secara umum, jenis tali panjat tebing ini dibedakan jadi 2 jenis yakni Kernmantel dan juga Hawserlaid. Apa sih sebenarnya beda kedua jenis tali tersebut? Nah, ini ulasan lengkapnya:

1.      Kernmantel

Tali jenis Kernmantel ini adalah salah satu dari sekian jenis tali panjat tebing yang memiliki 2 bagian utama. Bagian-bagian tersebut adalah bagian inti dan juga bagian jaket atau luarnya. Tali ini punya daya lentur sampai 20 persen. Dengan tingkat kelenturan yang rendah ini, karnmantel memang dibuat supaya tak terjadi pantulan ketika pemanjat terjatuh. Kalau lebih rincinya lagi, tali Karnmantel ini dibedakan jadi 2 jenis tergantung dari tingkat kelenturannya. Antara lain:

Tali Statis

Tali jenis ini adalah sebuah tali karnmantel yang punya kelenturan di antara 2 persen sampai 5 persen ketika mencapai titik berat beban maksimum yang diberikan pada tali ini. Tali ini bisa dibilang cukup kaku dan biasanya punya warna hijau atau putih. Tali yang berjenis statis ini sering dipakai untuk aktivitas extreme lainnya seperti rappeling.

Tali Dinamis

Tali karnmantel yang berjenis dinamis ini punya kelenturan antara 5 persen sampai 20 persen ketika ia mendapatkan berat maksimal yang bisa diterima tali jenis ini. Nah, Sobat Muncak perlu tahu kalau tali yang satu ini punya sifat lentur dan biasanya warnanya mencolok. Mudah kan cara mengenalinya?

Baca Lainnya:   Teknik Dasar Climbing yang Wajib Diketahui Climber

2.      Hawserlaid

Jenis-jenis tali panjat tebing yang kedua adalah Hawserlaid. Hawserlaid adalah sebuah tali panjat tebing yang memiliki serat-serta sintesis yang sangat halus. Tali ini dipilin menjadi 3 bagian dan membuat tali ini punya tingkat kelenturan sampai 40 persen. Kalau dibandingkan dengan tali jenis Kernmantel, tali ini memang lebih lentur. Meskipun banyak pemanjat yang berkata bahwa lebih baik menggunakan tali yang tidak memiliki kelenturan yang cukup tinggi agar tidak memantul ketika terjatuh, Hawserlaid tetap memiliki penggunanya sendiri karena Hawserlaid sendiri bisa digunakan pada momen-momen tertentu.

3.     Berdasarkan ukurannya.

Selanjutnya ada jenis tali panjat tebing yang dibagi berdasarkan ukurannya. Tali tersebut antara lain:

  • Tali Tunggal

Tali tunggal ini biasanya punya lebar 9.5 mm dan 11 mm dan bervariasi. Walaupun terkadang standar pendakian ukurannya 10.5 mm x 50 m.

  • Kembar

Tali kembar adalah dua tali yang terpisah yang memiliki ukuran yang sama dan memang dirancang untuk bisa dipotong bersama. Tali ini tipis sekali, biasanya ketebalannya sekitar 7.6 mm pada masing-masing tali.

  • Setengah atau Ganda

Tali setengah atau ganda adalah 2 buah tali yang terpisah tapi ukurannya tetap sama. Tali ini lebih tebal dari tali kembar. Biasanya ada di angka 8.8 mm untuk tingkat ketebalannya.

 

Itu tadi adalah beberapa jenis-jenis tali panjat tebing yang para climber dan sobat Muncak wajib ketahui. Nah, kalau mau memakai tali panjat tebing itu, maka sobat Muncak membutuhkan keterampilan untuk membuat simpul-simpul. Ingat, ada banyak sekali jenis simpul yang Sobat Muncak wajib tahu. Simpul yang dipakai haruslah kuat dan aman dan tentunya bisa dibuka lagi. Pemakaian tali panjat tebing ini biasanya tidak terlalu berarti kalau tidak dipakai bersamaan dengan alat panjat tebing yang lain. Jadi memakai tali panjat tebing ini butuh skill yang tidak mudah untuk dikuasai dan butuh waktu yang tidak sebentar untuk bisa merangkainya.

 

Sobat Muncak harus selalu ingat bahwa tali harus dipasang dengan benar agar keselamatan sobat Muncak ketika memanjat bisa terjaga dengan baik.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *