Malas Mendaki Saat Puasa? Coba Lakukan Serunya Motocamp

Apa kabar Sobat Muncak? Memasuki pekan ke tiga di bulan Ramadhan nih. Biasanya yang terjadi adalah banyak diantara kita sebagai muslim yang menjalankan ibadah puasa akan sangat menikmati dan merasakan atmosfir indahnya suasana Ramadhan, dan kemudian akan berpikir bahwa bagaimana jadinya jika Ramadhan berakhir. Bagaimana jika tahun depan salah satu dari kita tidak akan menemui Ramadhan lagi. Kita kelak akan mencemaskan dan merindukan suasana-suasana seperti itu, seperti lirik Payung Teduh saja ya Sobat (sedikit cemas, banyak rindunya huu huuu hu uu).

Oiya, Sobat bagaimana puasanya? Semakin semangat atau malah semakin lemas? Wah yang semakin semangat kami doakan puasanya bahagia ya. Yang lemas? Nah ini nih yang perlu disemangati. Bagi Sobat Muncak yang pengen merasakan gunung atau suasana outdoor tapi terkendala keadaan fisik karena tidak kuat lapar, santai. Kini ada solusi yang masih baru dan mungkin cocok bagi Sobat yang lemas juga malas mendaki saat puasa, yakni MOTOCAMP. Hah? Apa itu?

Motocamp sebenernya sudah ada sejak lama di luar negeri Sobat, dan baru populer di Indonesia sekitar 2015 an semenjak orang-orang gemar melakukan naik gunung. Iya, tepatnya meledak pasca nonton film 5cm yang mana sangat banyak menginspirasi sekelompok anak muda untuk mendaki bersama. Dan pasti disini ada salah satu Sobat yang terinspirasi dari film tersebut. Hayo ngaku haha.

Motocamp sendiri di istilahkan sebagai kegiatan mendirikan tenda atau berkemah bersama motor kesayangan di dekat kita. Etimologinya atau secara Bahasa, moto itu motor (kendaraannya) dan camp itu tendanya.

Nah bagaimana metodenya? Apa saja yang perlu dibawa? Yuk simak serunya motocamp

  1. Pertama kali, siapkan motor. Ya harus. Karena motor adalah teman satu-satunya dalam motocamp. Apalagi kalo Sobat adalah jomblo sejati, pastilah motor sangat lebih mengerti perasaan para Sobat Muncak daripada sekedar kekasih.
  2. Siapkan tenda. Ini nantinya untuk tempat berteduh dan beristirahat Sobat sembari menikmati alam ditemani kuda besi Sobat. Untuk ukuran tenda? Sesuaikan dengan kebutuhan Sobat. Misal jika sendiri, cukup bawa tenda dengan ukuran 1-2 orang, yang bisa dipasang di motor. Berdua, bertiga, atau lebih? Sesuaikan lagi dengan ukuran tenda yang mampu menampung jumlah para motocamp. Yang penting bisa buat beristirahat dan tidur.
  3. Bawa barang-barang dan kebutuhan pribadi yang sekiranya perlu dibawa Sobat. Untuk motocamp ini, boleh bawa barang-barang Sobat semaksimal mungkin karena Sobat kali ini tidak harus bawa barang-barangnya dengan tas yang digendong sambil berjalan kaki.
  4. Taruh barang-barang dan kebutuhan pribadi Sobat ke dalam suatu tempat. Untuk tempat saat motocamp, bisa dalam 2 jenis: tas carrier dan box motor (itupun kalau ada)
  5. Berangkat.
Baca Lainnya:   Gunung Bukanlah Tempat Sampah

Oiya Sobat, untuk destinasi tempat camp nya bisa bervariasi lho. Merujuk pada kata kunci pada judul “malas mendaki” jadi tujuan motocamp nya bisa selain gunung. Contoh nih, seperti pantai, hutan belantara, lereng gunung, pinggir waduk/danau, dan tempat-tempat yang lain yang mana motor kita mampu menjangkau destinasi tempat tersebut sehingga kita dapat memarkirkan motor kita di sekitar tenda kita. Yang penting, untuk trek menuju destinasinya sekiranya pilih yang dapat dilalui oleh motor kita.

Sudah bahas definisi dan metodenya, lalu apa sih untungnya motocamp?

Ada Sobat. Keuntungan pertama adalah Sobat Muncak dapat menjadikan motocamp sebagai solusi alternatif jika Sobat ingin mendaki gunung tapi tidak mampu melakukan pendakian karena kondisi fisik. Keuntungan kedua, motocamp sangat tidak menguras fisik pastinya, pegal pun paling cuma di tangan karena harus memainkan gas dan rem, betul gak Sobat? Kemudian keuntungan ketiga yaitu Sobat dapat merasakan sensasi berkemah di alam bebas ditemani dengan motor Sobat, yang bahkan jarang-jarang orang biasa melakukannya. Keuntungan keempat atau yang terakhir, yakni motocamp sangat cocok dilakukan di saat bulan Ramadhan karena tidak terlalu membuang tenaga terlalu banyak. Kan yang usaha si motornya hehe.

Beberapa gambar keseruan motocamp:

motocamp-win

instagram.com/landytya

 

Nah begitulah kira-kira pengenalan umum tentang motocamp atau berkemah bersama motor. Menikmati alam dapat melalui berbagai cara, salah satunya dengan yang tersayang, baik itu dengan makhluk yang bernyawa maupun dengan benda tak bernyawa. Semoga Sobat terinspirasi untuk melakukan motocamp, terlebih di bulan puasa. Semangat!

Salam Muncak.

 

Profile picture from: MotoBikerz.com “Cerita One Horizon Adventure berada di Bukit Kembang” http://motobikerz.com/archives/14266

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *