Mengenal Sepeda Cross Country untuk Mountain Bike

Teknik downhill dilakukan dengan sepeda yang tepat


Mengenal Sepeda Cross Country Untuk Mountain Bike   ̶   Hobi bersepeda santai atau bersepeda gunung adalah sesuatu yang menyenangkan. Akan tetapi bersepeda itu bukan asal bersepeda. Terlebih sepeda gunung dibutuhkan persiapan yang matang agar dapat menunjang keamanan dan keselamatan pesepeda. Bukan hanya persiapan saja melainkan peralatan yang mendukung dan memadai akan semakin mempermudah pesepeda gunung untuk melalui trek-trek yang menantang.

Salah satu peralatan yang mendukung olahraga sepeda gunung adalah sepeda. Sepeda sangat berperan penting dalam olahraga ini. Sobat Muncak tidak boleh menganggap enteng persoalan sepeda. Untuk Sobat Muncak yang menggemari olahraga ini disarankan untuk membeli sepeda yang diinginkan sesuai kebutuhan, kegunaan dan budget. Dalam sepeda gunung sering didengar jenis sepeda cross country atau sepeda downhill.

Kebingungan kerap kali melanda ketika Sobat Muncak akan membeli sepeda rakitan atau membeli jadi. Jika Sobat Muncak adalah tipe orang yang tidak suka ribet, mungkin bisa langsung beli jadi. Datang ke toko, pilih, bayar dan langsung pakai. Sementara itu sepeda rakitan akan cocok buat mereka yang suka merakit antara satu komponen dengan komponen yang lain.

Membeli sepeda jadi sangat disarankan bagi pemula agar tidak repot dan tidak salah beli jika hendak merakit sendiri. Keahlian untuk merakit sangat diperlukan tetapi jika pemula tertarik dengan sepeda rakit hendaknya mengajak pesepeda gunung senior agar tidak salah dalam membeli komponen yang dibutuhkan.

Kemudian sepeda rakitan adalah sepeda yang benar-benar dapat dirakit dengan menentukan sendiri komponennya. Sepeda rakitan akan memberikan kepuasan tersendiri bagi pemiliknya.  Selain memberikan nilai personal kelebihan lainnya adalah spek yang diinginkan sesuai dengan keinginan dan pas dengan gaya pribadi. Faktor yang diperhatikan dalam merakit sepeda adalah harus memiliki kepahaman dalam mencocokkan masing-masing komponen. Untuk masalah budget sepeda rakitan biasanya lebih mahal. Sementara sepeda beli jadi cenderung lebih murah karena diproduksi secara masal.

Sepeda Crosscountry

Salah satu jenis sepeda gunung yang digunakan adalah Cross Country. Cross Country Cycling termasuk dalam kegiatan mountain biking yang telah diresmikan dalam olimpiade sport pada tahun 1996. Campuran trek hutan yang kasar biasanya menjadi trek yang dipakai untuk sepeda cross country yang memungkinkan pesepeda mendapatkan kecepatan cukup baik dari trek tunggal atau trek merangkap.

Baca Lainnya:   Bukit Klangon, Downhill Baru di Lereng Merapi

Dikatakan ringan jika sepeda Cross Country memiliki berat 7-15 kilogram. Sepeda Cross Country biasanya menggunakan fork bersuspensi di bagian depan untuk peredam getaran yang memiliki ukuran travel sekitar 100 mm, 125 mm dan 150 mm. Tidak semua sepeda jenis ini berjenis hardtail, ada juga yang memakai suspensi belakang. Geometri dari Cross Country biasanya akan menempatkan sepeda dalam posisi tegak lurus seperti sepeda gunung yang lain. Helm yang digunakan untuk sepeda Cross Country juga bervariasi seperti open face helmet dan full face helmet tergantung kondisi trek yang dilalui.

Jangka waktu untuk perlombaan Cross Country bervariasi mulai dari 30 menit hingga 24 jam. Karena dilakukan secara bertahap Sepeda Cross Coutry akan membutuhkan waktu sampai berhari-hari tergantung dengan lintasan dan jumlah putarannya.

Tidak seperti sepeda Downhill yang mengutamakan time trial atau pengejaran waktu, para pesepeda dituntut untuk melewati garis finish lebih cepat. Sementara itu sepeda Cross Country menganut istilah mass start dan intervalstrat, di mana pesepeda dikelompokkan berdasarkan kemampuan dan usia pengendara sepeda.

Perbedaan jenis sepeda

Berikut beberapa aturan yang dipakai di cabang olahraga sepeda Cross Country:

  1. XCE (Cross Country Eliminator)

Satu atau dua sepeda yang terakhir melewati garis finish dan akan tereliminasi.

  1. XCO (Cross Country Olympic)

Para pesepeda dituntut untuk mempunyai keterampilan sepeda gunung tingkat tinggi yang merupakan peraturan dari XCO saat olimpiade.

  1. XCM (Cross Country Marathon)

Peraturan dari XCM biasanya dengan jarak yang cukup jauh sekitar 65-100 km yang lebih terbuka untuk semua orang. Peserta diwajibkan menyelesaikan lomba dan tidak diharuskan berebut posisi terdepan sampai melewati garis finish.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *