Merefleksikan Diri Dengan Memaknai Hari Pahlawan

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.”

Hari Pahlawan. Pepatah di atas mengingatkan kita untuk menghargai jasa pahlawan. Bukankah tanpa jasa pahlawan bangsa kita tidak akan mencapai kemerdekaan? Sejumlah peristiwa yang terjadi di masa lalu membuat para pahlawan kita rela melakukan pengorbanan yang luar biasa bahkan mengorbankan kemerdekaan mereka sendiri yang semata-mata hanya untuk rakyat dan bangsa Indonesia.

Pertempuran hebat yang terjadi di Surabaya antara arek-arek Suroboyo dan serdadu NICA (Nederlandsch Indies Civil Administration) oleh Belanda. Peristiwa di hotel Yamato dengan nama lainnya pada zaman kolonial adalah Yamato Hoteru atau Oranje Hotel atau Hotel Oranye sekarang bernama Hotel Majapahit Surabaya ketika orang-orang Belanda di bawah pimpinan Mr. Ploegman mengibarkan bendera Belanda yang berwarna merah, putih dan biru membuat kemarahan masyarakat Surabaya memuncak seketika. Karena hal ini dianggap telah menghina kedaulatan dan kemerdekaan bangsa Indonesia yang telah diploklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Secara tegas pemuda Surabaya segera mengambil tindakan dengan menaiki hotel Yamato dan merobek bendera Belanda yang berwarna biru sehingga tersisa warna merah dan putih yang merupakan bendera bangsa Indonesia.

Peristiwa ini terjadi pada tanggal 27 Oktober 1945 yang kemudian ternyata memicu pertempuran hebat yang luar biasa. Serangan-serangan kecil berubah menjadi serangan umum yang hampir membinasakan seluruh tentara Inggris sebelum akhirnya Jenderal D.C Hawthorn meminta bantuan Presiden Soekarno untuk meredakan situasi. Setelah gencatan senjata antara pihak Indonesia dan tentara Inggris ditandatangani tanggal 29 Oktober 1945 keadaan berangsur-angsur mereda. Akan tetapi bentrokan-bentrokan bersenjata tetap saja masih terjadi. Bentrokan-bentrokan tersebut memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby yang merupakan pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur. Saat itu mobil yang ditumpangi Brigadir Jenderal Mallaby berpapasan dengan sekelompok militer Indonesia. Sebuah kesalahpahaman menyebabkan terjadinya penembakan yang menewaskan Brigadir Jenderal Mallaby. Kematiannya tersebut membuat pihak Inggris marah dan terjadilah pergantian pimpinan Mallaby yaitu Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh untuk mengeluarkan ultimatum 10 November 1945 yang meminta pihak Indonesia menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan pada tentara AFNEI dan NICA. Sayangnya rakyat Indonesia khususnya arek Surabaya memilih bertahan meskipun meregang nyawa.

Baca Lainnya:   Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Jasa Guide

Peristiwa bersejarah pada tanggal 10 November 1945 itu sekarang kita kenal sebagai Hari Pahlawan Nasional. Untuk mengenang jasa para pahlawan tersebut biasanya kita sering atau mungkin pernah melakukan seremoni dengan sekedar memasang bendera satu tiang penuh dan mengikuti upacara kebesaran yang sudah dipersiapkan, dihadiri para pejabat, adanya pidato dan lainnya. Jadi, sebenarnya ada banyak hal yang dapat Sobat Muncak dan kita semua dapat lakukan untuk menyambut Hari Pahlawan Nasional. Karena diperingati setiap tahunnya untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai kepahlawanan sebagai modal sosial dalam mengimplementasikannya menjadi sumber inspirasi dan motivasi untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai program pembangunan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia.

Beberapa tindakan yang dapat dilakukan Sobat Muncak dalam merefleksikan Hari Pahlawan Nasional misalnya dengan membantu korban bencana alam, membantu orang-orang yang terlantar, atau masalah sosial lainnya yang ada di sekitar kita. Karena nantinya hal ini dapat menajamkan kepekaan sosial Sobat Muncak terhadap satu sama lain yang saling membutuhkan. Atau mungkin Sobat Muncak punya cara tersendiri untuk merefleksikan dalam memaknai Hari Pahlawan Nasional? Untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia? Yuk Sobat Muncak tetap semangat dalam menghargai jasa para pahlawan kita dalam tindakan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *