Tips Aman Dan Nyaman Menggunakan Gadget Dalam Pendakian

Halo Sobat Muncak, apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat dan ceria ya. Beberapa dekade terakhir gadget atau peralatan elektronik sangatlah berkembang pesat, benar nggak Sobat? Memang zaman sudah berubah ya Sobat, dunia semakin kesini semakin modern dan mampu melayani kebutuhan manusia lebih dari ekspektasinya.

Gadget (atau dalam istilah Bahasa Indonesia disebut dengan Gawai) adalah suatu peranti atau instrument elektronik yang memiliki fungsi khusus dalam memudahkan tugas manusia. Pastinya, salah satu dari kita ada yang punya Gadget untuk mempermudah aktifitas sehari-hari. Sebut saja handphone, kamera, laptop, radio dan sebagainya.

Nah, dalam pendakian pasti kita juga ingin membawa Gadget demi menunjang kebutuhan kita saat di atas. Ada yang ingin mendengarkan lagu, ada yang ingin mengambil gambar, ada yang ingin mengerjakan tugas kantor atau revision skripsi (tapi kemungkinan sangat kecil lah ya haha), macem macem deh pokoknya Sobat. Namun apakah kita tau bagaimana cara menggunakan Gadget dengan aman dan nyaman di dalam pendakian? Tidak perlu lama-lama, Muncak.id akan membagikan tips aman dan nyaman menggunakan gadget dalam pendakian.

Tips 1: Sebelum Pendakian (Preparation)

  1. Sebelum berangkat, pilih dan pastikan jenis Gadget yang akan dibawa (biasanya yang memungkinkan untuk dibawa adalah smartphone dan kamera). Pilih salah satu dari beberapa sesuai keinginan yang menurut Sobat mampu menjawab kebutuhan Sobat sendiri.
  2. Charge atau isi daya baterai terlebih dahulu sampai benar-benar full, karena saat di atas kita tidak akan menemukan sumber listrik. Sebagai penunjang bagi Gadget yang bisa diisi dayanya secara portable, alangkah baiknya bawa power bank.
  3. Bawa pelindung Gadget kita jika sewaktu-waktu terjadi cuaca buruk, misal plastik bening, waterproof case atau sebagainya. Fungsinya agar air tidak merembes saat hujan ataupun kemasukan debu saat kering/musim panas.
  4. Untuk Gadget yang berukuran kecil bisa ditempatkan di saku, jaket, celana atau tas selempang untuk outdoor. Namun untuk Gadget yang berukuran agak besar dan berat sebaiknya ditaruh di dalam tas gunung dan ditempatkan paling atas (kepala tas) agar mudah dalam mengambil.
  5. Kabari dulu kepada orang-orang terdekat dan tersayang, yakni orang tua, suami/istri, kakak, adik, atau pacar (kalau punya 😝). Intinya untuk memberitahu dan minta restu kepada mereka bahwa kita mau melakukan pendakian dan di doakan supaya selamat segalanya. Doa itu tetap penting ya Sobat.

Tips 2: Saat Pendakian (Hike Up)

  1. Untuk smartphone/handphone, dari awal keberangkatan menuju basecamp jalur pendakian gunung boleh diaktifkan dan dioperasikan sinyalnya. Namun saat sampai basecamp, nonaktifkan aktifitas sinyal dengan mode penerbangan. Ataupun jika belum perlu sama sekali, boleh nonaktifkan dengan power off. Sangat kecil kemungkinannya kita menemukan sinyal di atas, Sobat (kecuali hp gunung berfrekuensi tinggi yang ada antenanya). Kalaupun menemui, itu masih di sekitar kaki gunung.
  2. Saat perjalanan pendakian, boleh gunakan salah satu Gadget misal pemutar musik di smartphone atau iPod Sobat. Taruh di tempat yang aman namun dapat didengarkan. Ini gunanya untuk menghibur telinga kita, dikala terkurasnya tenaga kita sampai ngomong aja nggak bisa hehe. Namun ini adalah pilihan Sobat, yang penting tau kondisi dan situasi saat itu.
  3. Boleh ambil gambar atau momen saat perjalanan pendakian. Namun ini juga pilihan masing-masing Sobat Muncak, tergantung apakah kondisi dan situasi memungkinkan atau tidak untuk digunakan.
  4. Pengecualian: dua poin sebelumnya (2 dan 3) akan gugur jika kondisi saat perjalanan pendakian terjadi hujan. Sebaiknya selamatkan agar Gadget Sobat tidak terkena air dan tetap fokus pada pendakian.
Baca Lainnya:   Asupan Makanan Yang Harus Dibawa Pendaki Saat Puasa, Apa Saja?

Tips 3: Saat Di Atas (Summit)

  1. Gunakan Gadget Sobat sepuasnya. Untuk yang kamera, gunakan mengambil gambar ataupun merekam video. Untuk yang smartphone, gunakan sesuai fitur yang ada. Di kondisi ini sangat baik ketika Sobat sudah mendirikan tenda, artinya Sobat sudah istirahat dan dapat menikmati gunung dengan stamina dan fisik yang baik. Lalu? Foto-foto deh, dengan pose yang maksimal ehehe.
  2. Demi penggunaan jangka panjang, operasikan smartphone dalam mode atau posisi penerbangan (airplane). Ini akan mengirit baterai smartphone Sobat karena Sobat bisa menggunakannya tanpa harus mengaktifkan sinyal. Aktifitas pencarian sinyal akan menguras baterai, terlebih pencarian sinyal di daerah terpencil seperti gunung.
  3. Dimanapun juga jika Gadget digunakan pasti daya baterainya akan habis ya Sobat. Oleh karena itu, saat di atas jangan boros-boros dalam menggunakannya. Sisakan setengah atau seperempat dari kapasitas baterai untuk perjalanan turun (entah itu nantinya untuk mendengarkan musik atau foto-foto lagi, itupun kalau memungkinkan kondisi dan situasinya).

Tips 4: Saat Turun (Descend)

  1. Gunakan Gadget sesuai fungsinya dengan sisa baterai seadanya. Jika Sobat masih punya feel untuk mendengarkan musik, mengambil gambar atau merekam video maka lakukanlah. Tidak ada ruginya melakukan itu semua sebelum benar-benar ke bawah dan pulang ke rumah masing-masing.
  2. Namun ingat, biasanya daerah lereng potensial untuk terjadi kabut bahkan hujan. Maka tetap hati-hati Sobat. Jika memang terjadi hujan, maka fokus saja pada menuruni gunung, nonaktifkan dan simpan baik-baik Gadget Sobat.

Nah, itulah beberapa tips dari Tim Muncak.id tentang bagaimana menggunakan Gadget secara aman dan nyaman saat pendakian. Tetap utamakan keselamatan. Semoga bermanfaat ya Sobat.

 

Profile picture from: Blog Foto Ruli Amrullah https://ruliamrullah.wordpress.com/category/gunung-dempo/

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *